Minggu, 16 Oktober 2011

Jelekong, Kampung Pelukis di Bandung

Jika membeli lukisan sekedar untuk pajangan rumah, mempercantik kamar, tentunya tidak perlu membeli lukisan yang terlalu mahal dari karya pelukis terkenal. Di Kota Bandung ada beberapa lokasi yang dapat dikunjungi jika Anda ingin berburu lukisan murah, namun memiliki kualitas yang baik.

Misalnya di sepanjang jalan Braga Kota Bandung. Disini adalah surganya bagi anda yang akan

membeli lukisan kanvas dengan cat minyak. Harga lukisannya bervariasi mulai dari 50 ribu hingga diatas satu juta rupiah, tergantung dari ukuran lukisan, model lukisan dan bahan-bahan untuk melukisnya.

Di Braga ada sebuah toko yang memang khusus menjual lukisan, yakni Jalu Braga. Jalu jika di panjangkan berarti Jajan Lukisan. Nah disini Anda memang dapat berbelanja lukisan-lukisan bagus namun dengan harga yang dapat ditawar.

Selain di toko, puluhan lukisan yang sudah dibingkai juga dijajakan disepanjang trotoar jalan Braga. Tentunya harga lukisan di trotoar akan lebih mudah ditawar dan lebih murah.

Sebenarnya jika Anda ingin harga lukisan yang dibeli murah, belilah lukisan dalam bentuk lembaran atau belum di bingkai. Harganya antara 50 ribu hingga 150 ribu-an.

Atau jika anda memang sangat kritis terhadap harga lukisan, datangi saja kampung lukis yang ada di Jalan Giriharja Kelurahan Jelekong Kabupaten Bandung. Karena Anda juga perlu ketahui, bahwa lukisan-lukisan yang dijajakn di Jalan Braga hampir seluruhnya adalah karya pelukis di kampung ini.

Dudung, seorang pelukis Jelekong mengakui, setiap bulan ada ratusan lembar lukisan yang dibeli oleh sejumlah Bandar lukisan untuk dijual kembali.

“Semua yang di Jalan Braga itu diambil dari Jelekong. Memang ada juga yang melukis di Braga, tetapi orangnya dari sini juga,” kata dia.

Di kampung lukis ini paling tidak ada enam galeri yang memajang hasil lukisan dari sekitar 500 warga atau pemuda desa tersebut. Jika dirata-rata dalam sehari satu orang mampu membuat satu lukisan, maka dalam sehari ada 500 lukisan yang diproduksi di kampung ini. Tak heran jika banyak bandar lukisan yang menjadi langganannya.

Menurut Dudung, Bandar lukisan tidak hanya datang dari Indonesia saja, tetapi banyak juga yang berasal dari Malaysia, Singapura, Timor-timur dan juga Arab Saudi.

“Mereka membeli lukisan dengan harga sekitar 150 ribuan, dalam bentuk lembaran saja. Setelah dikemas dan diberi kanvas, biasanya dijual diatas 500 ribuan,’ kata dia.

Menjelang Idulfitri, menurutnya, para bandar lukisan lebih banyak memesan lukisan berobjek kaligrafi atau tulisan ayat-ayat suci Al-Quran. Lukisan seperti itu kini sedang laris-larisnya. Meski demikian para pelukis di kampung ini tidak menaikan harga jual.

Salah satu public figure yang pernah heboh diberitakan karena menikahi anak dibawah umur, diakui Dudung, juga telah memborong lukisan kaligrafi sekitar 300 lembar. “Katanya sih mau diekspor. Dia itu kan memang bisnisnya kaligrafi dari kuningan. Kini mau coba-coba kaligrafi lukisan.”

Nah jika Anda berminat ke kampung ini tidak terlalu sulit karena dapat dicapai dengan tujuan pintu toal Buah Batu, Bandung. Perjalanan dilanjutkan ke arah Kecamatan Baleendah menuju Kampung Jelekong. Masyarakat sekitar sudah tidak asing lagi dengan kampung ini sehingga dengan sekali bertanya (jika tersesat) maka akan langsung diantar ke tujuan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar